Mengejutkan! Elon Musk Akan Pindah Ke Mars Karena Kecerdasan Buatan

Updated: Dec 2, 2019




Elon Musk bisa dijuluki “Tony Stark” dalam dunia nyata. Ambisinya yang besar terhadap teknologi terutama untuk menjadikan dunia menjadi tempat yang lebih baik untuk umat manusia telah banyak dirasakan dalam berbagai bidang di kehidupan kita saat ini. berbagai hal telah dia lakukan untuk membantu kehidupan manusia menjadi lebih baik. Salah satu yang paling terkenal adalah ia membangun baterai raksasa untuk menggantikan tenaga listrik konvensional.


Namun dibalik semua obsesinya tentang dunia teknologi, Elon Musk ternyata sangat membenci produk teknologi intelegensi artifisial atau kecerdasan buatan yang konon katanya akan menjadi teknologi masa depan. Dalam acara konferensi teknologi di Austin, ia mengatakan bahwa kecerdasan buatan jauh lebih berbahaya bagi kehidupan umat manusia dibandingkan dengan senjata bertenaga nuklir. Pernyataan Elon ini sudah pasti mengundang Pro dan Kontra dikalangan para pemerhati teknologi.


Kecerdasan Buatan Itu Berbahaya Menurut Elon Musk

Dalam sebuah dokumenter terbaru karya Chris Paine seorang sutradara film dokumenter yang membahas seputar perkembangan dunia teknologi, Elon Musk dengan tegas menentang penerapan kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pernyataannya tersebut, dia mengatakan bahwa seandainya kecerdasan buatan dikembangkan oleh negara otoriter maka hal tersebut akan menghasilkan struktur penindasan secara permanen khususnya kepada masyarakat golongan bawah.


Dapat Menyebabkan Perang Dunia Ke III

Kemungkinan terjadinya perang dunia ke III bisa saja terjadi kapan pun. Hal ini mulai terlihat di beberapa negara maju, sebut saja Rusia yang telah menggunakan algoritma untuk melemahkan sistem demokrasi, serta negara Tiongkok yang meluncurkan sistem kredit sosial dengan tujuan untuk memantau warganya yang akan dimulai pada tahun 2020 mendatang. Kedua hal tersebut mungkin saja bisa memicu terjadinya revolusi sehingga menyebabkan terjadinya perang dunia ke III.


Sebelumnya Elon Musk pernah memperingatkan bahwa kecerdasan sosial bisa menjadi pemicu perang Dunia ke III. Elon sendiri juga pernah menyarankan pemerintah AS untuk membuat peraturan atau regulasi terkait dengan pengembangan dan penerapan Kecerdasan Buatan karena menurutnya, kecerdasan buatan memiliki faktor risiko terbesar yang mungkin akan dihadapi sepanjang sejarah umat manusia.


Kolonisasi Ke Planet Mars

Wacana tentang kolonisasi ke planet Mars yang dirancang oleh Elon Musk bukan hanya sekedar menjadi wisata penjelajahan luar angkasa, namun juga bisa menjadi penyelamat umat manusia di masa mendatang. Ia berpendapat bahwa kolonisasi ke planet Mars merupakan salah satu prioritas utama dalam hal menyelamatkan manusia, karena salah satu ancaman yang menurutnya paling berpeluang untuk memusnahkan manusia adalah perang dunia ke III.


Ia menambahkan pula bahwa sangat penting untuk membangun bisnis baru di planet Mars karena jaraknya yang cukup jauh dari bumi, sehingga persentase keselamatan manusia lebih tinggi dibandingkan dengan membangun peradaban di bulan. Jika nanti benar terjadi perang dunia ke III dia ingin memastikan bahwa masih tersedia cukup manusia untuk kembali membangun peradaban. Meski begitu, ia juga tidak menutup kemungkinan terjadinya risiko bahaya yang ditimbulkan dari perjalanan tersebut.


Selain merasa harus melakukan rencana pencegahan terhadap terjadinya perang dunia ke III, ia juga merasa sangat terancam dengan dampak yang mungkin dapat timbul apabila kecerdasan buatan tidak dibatasi oleh peraturan atau regulasi yang jelas. Lebih lanjut dia menyayangkan mengapa masih belum ada regulasi yang mengatur penggunaan dan pengembangan teknologi kecerdasan buatan padahal saat ini kecerdasan buatan sudah mulai dikembangkan.

kbri wellington button.PNG
BARBYS logo.jpg
its java logo.jpg
restaurant Indonesia di Napier.png
Agam Jaya - NZ Channel.jpg
logo ppi Auckland.png
hendri in kiwi land.jpg