Pengalaman transit di Changi Airport, Singapura: Dahsyat! Tertib banget!




Gw curiga oknum ibu-ibu yang suka nyelak di antrian akan bisa tertib di sini.

Tapi aneh juga yaa, kalo di sini bisa tertib, tapi di negara sendiri gak bisa.


Awalnya gw ragu untuk transit di Singapura, apalagi untuk kurang lebih 17 jam.

Iya 17 jam udah kaya seharian di airport.


Tapi ternyata tidak seburuk itu, gw coba share dari awal gw mendarat.


Saat mendarat dan keluar dari pesawat, dibagi dalam 2 baris. 1 baris adalah untuk penerbangan ke London (saat itu) dan baris 1 lagi untuk penerbangan lainnya, yang nantinya dibawa ke Transit Hub. Tempat di mana semua penumpang yang transit dikumpulkan dan menunggu untuk penerbangannya masing-masing.



Begitu sampai di transit hub, ada buanyak banget kursi dan kursi panjang kaya di pantai, tapi sofa. Dan sofa tentunya. Waktu gw di sana sih cukup sepi yaa, jadi gak bakal rebutan juga.

Ada area main anak, ada area ibu menyusui, ada arcade game, dan ada FOOD VENDING MACHINE. Sebenarnya namanya apa sih? tapi gw sebut Food Vending Machine (FVM) aja yaa. Box, kita masukin duit, terus makanan keluar. Gitulah.


Food Vending Machine