SATIR - tak sekedar hitam putih - 1st NZMAGZ in 2019

'Sejenakku terhentak saatku Dengar kau dengannya Dari sekian banyak pilihan Mengapa kau pilih dengannya Kau tak punya selera Kau penghianat jiwa' - Satir Sarkas, Pee Wee Gaskins

Akhir-akhir ini saya lagi suka mendengarkan lagu dari Pee Wee Gaskins yang berjudul 'Satir Sarkas', yang mungkin kebetulan akhir-akhir ini saya melihat beberapa orang di sekitar saya yang 'unik'. Unik karena terkadang saya mengira orang ini baik, tapi...

(selalu ada tapi) tapi seperti berdiri di dua kaki di dua pihak dan cenderung melihat mana posisi yang menguntungkan dirinya.


Kalau ada jalan-jalan gratis, dia ikut...

Kalau ada yg pulang naik mobil, dia ikut... (padahal datang naik bus)

Kalau ada orang-orang besar/penting, tiba-tiba dia langsung (sok) eksis...


Tipe orang seperti ini sepertinya tidak cuma satu di Auckland (atau bahkan di NZ).

Oportunis mencari keuntungan untuk dirinya sendiri, sedangkan untuk memberi/membantu komunitas hitung-hitungan

(selama nguntungin dirinya sih mungkin tak apa hihihi).


Nah, di saat saya concern akan fenomena itu, saya melihat sebuah karya seni dari pelajar di Invercargill. Ini nih penampakannya:

Delia Fabri - Sinis
Delia Fabri - Sinis

Gila yaa kan, ekspressi emosinya dari wanita di gambar itu, benar-benar mewakili emosi saya melihat orang-orang oportunis menyebalkan.

Kaya 'Apaan Sih LOO???', 'kemana aja lu anjirr', 'dih, tumben banget nongol'.